Pada motor bakar perubahan energi panas yang terjadi dari hasil pembakaran campuran bahan bakar dihasilkan daya output tidak lebih dari 30% saja . Hal ini disebabkan oleh banyaknya kerugian yang terjadi selama proses berlangsung, kerugianitu antara lain dikarenakan gesekan, gas buang, dan pendinginan. Sehingga diperlukan suatu perencaraan yang dapat meningkatan kinerja mesin sepeda motor. Pengujian menggunakan mesin sepeda motor matic 113 cc dengan merubah sudut pengapian (MAP) dan berbahan bakar bensin-etanol dengan perbandingan 5%, 10%, dan 15% . Parameter unjuk kerja mesin yang diteliti yaitu daya, torsi,konsumsi bahan bakar spesific (sfc), dan emisi gas buang.Pengujian dilakukan di atas Chasis Dynamometer di bengkel Mototech. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : 1) Perubahan sudut pengapian berpengaruh terhadap kenaikan daya mesin. Daya mesin mengalami peningkatan pada MAP 2 dengan campuran etanol 5% dan mengalami penurunan pada MAP 3 dari semua campuran. Pada campuran 10 % dan 15 % terjadi penurunan dari semua MAP. 2) Perubahan sudut pengapian berpengaruh terhadap kenaikan torsi mesin. Daya mesin mengalami peningkatan pada MAP 2 dengan campuran etanol 5% dan mengalami penurunan pada MAP 3 dari semua campuran. 3) Perubahan sudut pengapian dan campuran bahan bakar bensin-etanol berpengaruh terhadap penurunan konsumsi bahan bakar spesifik mesin. 4) Perubahan sudut pengapian dan campuran bahan bakar bensin-etanol mengurangi emisi karbon monoksida (CO) pada campuran 5% namun akan cenderung naik pada campuran etanol 10% dan 15%, sedangkan untuk emisiHidro Karbon (HC) terjadi kenaikan pada MAP 2 dengan semua campuran kemudian mengalami penurunan pada MAP 3 dengan semua campuran juga.
Copyrights © 2014