Persaingan ekonomi yang semakin meningkat dari tahun ke tahun mendorong para manajer perusahaan untuk dapat meningkatkan kualitas perusahaan. Kualitas perusahaan ini dapat diidentifikasi salah satunya melalui variabel struktur modal. Jika struktur modal suatu perusahaan baik, perusahaan tersebut akan lebih mudah mendapatkan investor yang bisa digunakan untuk mengembangkan usahanya lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal, sehingga dalam pengambilan keputusan, perusahaan dapat mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal tersebut. Hasil dari penelitian ini juga bisa digunakan sebagai indikator untuk mengetahui keseimbangan antara risk dan return perusahaan, sehingga para investor dapat melakukan pertimbangan sebelum berinvestasi pada sebuah perusahaan. Berdasarkan kerangka teoritis, variabel-variabel yang mempengaruhi struktur modal diantaranya adalah profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur aktiva, dan risiko bisnis. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan manufaktur sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2016-2018. Data diambil dari laporan tahunan perusahaan yang telah dipublikasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi yang digunakan adalah 26 perusahaan, dan sampel yang digunakan berjumlah 12 perusahaan. Teknik pengambilan sampel berupa purposive sampling. Berdasarkan hasil Fixed Effect Model (FEM), menunjukkan bahwa profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur aktiva, dan risiko bisnis berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal. Uji F menunjukkan bahwa variabel bebas secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal. Dengan demikian berdasarkan hasil uji di atas, perusahaan perlu memperhatikan variabel profitabilitas, ukuran perusahaan, risiko bisnis, dan struktur aktiva agar perusahaan memiliki struktur modal yang bagus dan dapat menarik bagi calon investor.
Copyrights © 2022