Usaha ayam broiler masih berkembang pesat meskipun isu flu burung mewarnai peternakan unggas di Indonesia. Hal ini disebabkan karena ayam broiler dapat mensubsitusi kekurangan ternak besar seperti sapi dan kerbau, dapat diusahakan dengan modal kecil serta dapat memenuhi kebutuhan protein hewani. Ayam broiler termasuk ternak yang mempunyai tingkat keefisiensi yang tinggi dalam mengkonversi pakan menjadi daging, namun produsen selalu menghadapi masalah dalam hal harga pakan ternak unggas yang semakin mahal karena biaya produksi yang dikeluarkan untuk ternak unggas komersial seperti ayam broiler menyita biaya produkssi sekitar 60 %-70%.Oleh karena itu dicari usaha-usaha untuk menekan biaya produksi utamanya masalah pakan. Cara-cara yang telah dilakukan oleh para peneliti antara lain dengan membatasi pemberian ransum karena ayam broiler cenderung mengkonsumsi ransum melebihi dari kuantitas yang ddiperlukan, hal ini merupakan suatu pemborosan. . Pengembangan manajemen pemberian ransum pada ternak ayam broiler melalui pembatasan ransum akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ayam broiler dirancang untuk memperoleh produksi yang optimal dan ekonomis serta kualitas daging yang baik. Pendekatan untuk tujuan tersebut dilakukan melalui pembatasan ransum pada periode pertumbuhan. Kata kunci: Pembatasan ransum, Bobot badan,Ayam broiler.
Copyrights © 2011