ABSTRAK Keberadaan bakteri fekal coliform dalam lingkungan perairan menandakan bahwa sanitasi telah terkontaminasi dengan kotoran manusia atau hewan. Keberadaan faecal coliform dalam air juga merupakan indikator bahwa air itu terkontaminasi dan ada risiko kesehatan bagi manusia yang terpapar air ini. Baru-baru ini bnayak sekali dikembangkan sensor bakteria. Bagian terpenting dari sensor bakteri yaitu sesing layer itu sendiri. Hal ini karena sensing layer akan langsung berinteraksi dengan bakteri sebagai target sensor. Pengunaan material yang salah untuk sensing layer bisa mengakibatlan bakteri yang akan dideteksi justru terbunuh. Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian resistivitas pada silikon sebagai sensing layer untuk sensor bakteri dengan menggunakan alat IV-meter. Sampel air yang digunakan berasal dari beberapa sumber air yaitu air parit/sungai, air dari pipa (PDAM) dan air terdeionisasi (DI water). Hasilnya menunjukkan sampel DI water memiliki resitivitas tertinggi sebesar 3.7 x 106 ohm, dan air sungai memiliki resistivitas paling rendah yaitu sebesar 2.1 x 104 ohm.
Copyrights © 2019