AGRITEKH (Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan)
Vol. 1 No. 02 (2021)

Pembuatan Bahan Makanan Campuran (BMC) Sapihan Balita (Weaning Food) dengan Karakteristik Organoleptik dan Kandungan Gizi yang Baik

Kelik Putranto (Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Ma’soem University)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2021

Abstract

Bahan Makanan Campuran (BMC) adalah makanan tambahan yang diberikan pada balita yang telah disapih untuk memenuhi kecukupan gizinya. BMC sering digunakan dengan formulasi yang didasarkan atas asumsi bahwa anak balita akan mengkonsumsi rata-rata 100 gram produk kering setiap harinya. Penelitian tentang pembuatan BMC sebagai makanan sapihan Balita telah dilakukan pada bulan September sampai dengan bulan Nopember 2020 di Laboratorium Kimia dan Pengolahan Fakultas Pertanian Universitas Ma’soem. Tujuan penelitian ini adalah menetapkan imbangan antara Tepung Biji Nangka, Kacang Hijau Dan Beras Merah yang tepat untuk menghasilkan BMC dengan karakteristik organoleptik dan kandungan gizi yang baik. Perlakuan imbangan yang dicobakan adalah A = 80 : 20 : 0, B = 70 : 20 : 10, C = 60 : 20 : 20, D = 50 : 20 : 30, E = 40 : 20 : 40 dan F = 30 : 20 : 50 Setiap perlakuan yang dicobakan diulang sebanyak 4 kali. Metode yang digunakan adalah metode percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pengujian statistik uji jarak berganda Duncan pada taraf nyata 5 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imbangan tepung biji nangka, tepung kacang hijau dan tepung beras merah (50 : 20 : 30) menghasilkan BMC balita yang mempunyai karakteristik warna, rasa, aroma, tekstur yang disukai dan memiliki kandungan Karbohidrat 72,47 g, protein sebesar 11,38 g, lemak 0,75 g serta energi  342,15 kkal untuk setiap 100 gram.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

agribisnisteknologi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Artikel yang akan diterbitkan pada Jurnal Agritekh berfokus pada Agribisnis dan Tekhnologi Pangan dengan ruang lingkupnya meliputi: Sistem Agribisnis, Manajemen Agribisnis, Pembiayaan Agribisnis, Manajemen Produksi, Manajemen Pemasaran, Rantai Pasok, Ekonomi Pertanian, Ekonomi Sumberdaya Alam, ...