Journal Borneo
Vol. 2 No. 2 (2022): Volume 2 Issue 2 tahun 2022

Potensi peningkatan efek sedasi dan gangguan ritme jantung pada pengobatan skizofrenia

Julaeha Julaeha (Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta)
Nurhaliza (Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta)



Article Info

Publish Date
31 Jul 2022

Abstract

Skizofrenia paranoid merupakan tipe skizofrenia yang paling banyak diderita di berbagai negara.   Gejala psikosis yang dialami berupa delusi yang secara relatif stabil, seringkali bersifat paranoid, biasanya disertai dengan halusinasi, terutama halusinasi pendengaran, dan gangguan persepsi. Pasien “X” berumur 22 tahun dirawat dan didiagnosa skizofrenia paranoid dengan keluhan gelisa selama 4 hari terakhir, emosi labil, teriak-teriak, memukul, mengancam akan membunuh. Pasien mendapatkan terapi risperidon 2 mg, lorazepam 1 mg, trifluoferazin 5 m, dan olanzapin 5 mg. Masalah terkait obat yang ditemukan adalah adanya interaksi obat risperidon dengan lorazepam, yaitu dapat meningkatkan sedasi dan trifluoferazin dengan risperidon dapat memperpanjang interval QT. Pemantauan perbaikan gejala psikosis, efek sedasi dan gangguan ritme jantung perlu dilakukan utuk memastikan keberhasilan dan keamanan dari terapi yang diberikan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jb

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Journal Borneo (J. Born.) publishes original, previously unpublished research articles, review articles, as well as short communication in various science technology, and health fields. Paper topics include the following: Pharmacy; Nursing; Midwifery; Public health; Health information technology; ...