Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB)
Vol 2, No 1: WNCEB 2021

ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN MASA PANDEMI COVID -19 TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA 16 ILIR KOTA PALEMBANG

Rika Fitri Ramayani (STIE PRABUMULIH)
Emi Sukmawati (STIE PRABUMULIH)



Article Info

Publish Date
08 Nov 2021

Abstract

AbstrakSalah satu pedagang kaki lima merupakan alternatif sektor informal bagi mereka yang tidak dapat memperoleh pekerjaan karena relatif mudah untuk masuk dan keluar dari sektor informal karena tidak ada peraturan khusus yang mewajibkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui menganalisis pendapatan pada masa pandemi Covid-19 dan pedagang kaki lima New Normal berjualan lontong Sayur Padang yang berada di sekitar pasar tradisional 16 ilir Kota Palembang. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif alat dan teknologi dengan teknik pengumpulan data survey dan wawancara, dokumentasi dan studi pustaka untuk mengetahui input dan output pendapatan bagi penjual lontong Sayur Padang dari tingkat untung/rugi. kota Padang dari pandemi Covid-19 Maret 2020 hingga masa normal baru yang diperkirakan hingga Maret 2021. Berdasarkan analisis dan pembahasan hasil wawancara dengan informan terkait dampak Pandemi terhadap pendapatan PKL sayur lontong Pasar Tradisional Padang 16 Ilir Kota Palembang Sehingga dapat disimpulkan bahwa wabah Covid-19 berdampak pada pendapatan PKL sayur lontong Pasar Tradisional Padang 16 Ilir Kota Palembang. Profit Level 4 PKL sayur lontong Padang dari diskusi dan analisa selama pandemi mengalami kerugian. Seperti Pak Babe, tingkat keuntungan Pak Babe mengalami kerugian – Rp. 6.302.333, sedangkan pada. Tingkat keuntungan Uni Ani mengalami kerugian sebesar – Rp 2.609.333, Tingkat keuntungan Etek Cinde mengalami kerugian sebesar – Rp 3.035.607. Tingkat keuntungan Bu Deswita mengalami kerugian sebesar - 8.169.000.Kata kunci: Pedagang Kaki Lima Lontong Sayur Padang, Pendapatan. AbstractOne street vendor is an informal sector alternative for those who are unable to get a job because it is relatively easy to get in and out of the informal sector because there are no specific regulations requiring it. This study aims to analyze income during the Covid-19 pandemic and New Normal street vendors sell lontong Sayuran Padang which is around the traditional market of 16 ilir Palembang City. The research method in this research is quantitative descriptive analysis of tools and technologies with techniques of collecting survey and interview data, documentation and literature studies to find out the input and output of income for sellers of lontong Sayuran Padang from the level of profit / loss. Padang city from the March Covid-19 pandemic to the new normal period expected until March 2021. Based on the analysis and discussion of the results of interviews with informants related to the impact of pandemic on the income of vegetable street vendors lontong Padang Traditional Market 16 Ilir Kota Palembang So it can be concluded that the Covid-19 outbreak has an impact on the income of vegetable street vendors lontong Padang Traditional Market 16 Ilir Kota Palembang. Profit Level 4 vegetable street vendor lontong Padang from discussion and analysis during the pandemic suffered losses. Like Mr. Babe, Mr. Babe's profit rate suffered a loss – Rp. 6,302,333, while on. Uni Ani profit level suffered a loss of - Rp 2,609,333, Etek Cinde profit rate suffered a loss of - Rp 3,035,607. Bu Deswita's profit rate suffered a loss of - 8,169,000.Keywords: Pedagang Kaki Lima Lontong Sayur Padang, Pendapatan.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

WNCEB

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Prosiding Widyagama National Conference on Economics and Business (WNCEB) is a Call of Papers activity managed by the Management Study Program, Faculty of Economics and Business, Widyagama University Malang. WNCEB will be published once a year (in November) with various topics consisting of, (but ...