Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh adversity quotient dan faktor kontekstual dalam membentuk intensi berwirausaha berbasis teknologi (technopreneurship) mahasiswa STMIK Duta Bangsa baik secara parsial maupun secara simultan. Penelitian ini merupakan penelitian survey. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 2.192 mahasiswa, sampel diambil secara proporsional sebesar 10% dari masing-masing program studi yang ada di STMIK Duta Bangsa Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adversity quotient dan faktor kontekstual berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensi berwirausaha berbasis teknologi (technopreneurship) mahasiswa STMIK Duta Bangsa baik secara parsial maupun secara simultan. Variabel yang paling dominan berpengaruh dalam penelitian ini adalah variabel adversity quotient karena mampunyai nilai koefisien regresi yang paling besar dibandingkan dengan nilai koefisien regresi variabel faktor kontekstual. Implikasi dari penelitian ini dapat digunakan bagi penyelenggara pendidikan tinggi untuk lebih meningkatkan adversity quotient mahasiswa serta mendesain lingkungan yang tepat dalam menumbuhkan intensi berwirausaha berbasis teknologi (technopreneurship) pada mahasiswanya
Copyrights © 2015