Toilet training pada anak merupakan cara untuk melatih anak agar mampu mengontrol buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB). Anak harus mampu mengenali dorongan untuk melepaskan atau menahan dan mampu mengkomunikasikannya. Toilet training diharapkan dapat melatih anak untuk mampu BAB dan BAK di tempat yang telah ditentukan. Selain itu, toilet training juga mengajarkan anak dapat membersihkan kotoran sendiri dan memakai kembali celananya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan stimuli toilet training oleh ibu pada anak usia toddler di Kelompok Bermain dan Tempat Penitipan Anak Permata Hati Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan jumlah responden 36 anak usia 1-3 tahun dengan teknik total sampling. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis deskriptif SPSS 25. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan toilet training oleh responden yang menerapkan dengan baik sebanyak 36,11% dan diterapkan sebagian 63,89%. Lebih lanjut, penerapan toilet training terbanyak adalah menerapkan sebagian karena dipengaruhi oleh pendidikan responden SMA, sebagian besar responden bekerja, kualitas perhatian ibu baik, dan lingkungan bersosialisasi responden baik.
Copyrights © 2022