Penelitian ini dilaksanakan di Sub Das Sebangau Provinsi Kalimantan Tengah, yang bertujuan (1) untuk mendapatkan klasifikasi struktur hutan rawa yang akurat melalui model Forest Canopy Density Citra Landsat, (2) untuk menghasilkan model distribusi floristik hutan pada satuan bentang lahan berdasarkan integrasi spasial antara variasi struktur hutan dan tipe bentuk lahan. Penelitian ini menggunakan metode penginderaan jauh multi-tingkat, yaitu aplikasi model FCD Citra Landsat untuk menentukan kerapatan kanopi hutan, foto udara format kecil untuk mengidentifikasi struktur hutan, survai lapangan untuk menentukan nilai floristik dan analisis spasial satuan bentang lahan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa penentuan klasifikasi kerapatan struktur kanopi hutan rawa gambut dapat dilakukan secara maksimal melalui model FCD. Integrasi spasial antara variasi struktur hutan dengan variasi bentuk lahan rawa menghasilkan pola distribusi floristik yang spesifik pada masing-masing satuan bentang lahannya. Struktur hutan yang rapat pada satuan bentang lahan rawa menggambarkan keragaman floristik yang tinggi, sebaliknya pada struktur hutan yang jarang pada satuan bentang lahan menggambarkan keragaman floristik yang rendah.Kata Kunci : Variasi Spektral, Kerapatan Kanopi Hutan, Struktur Hutan, Floristik, Bentang Lahan Rawa
Copyrights © 2014