One of the important machining properties required in wood frame processing is planer properties. This study aimed to find out the quality of Medang wood planing output as wood frame raw materials. About 23.443 specimens were tested and classified using company quality standard. The result showed that Medang not appropriate for wood frame raw materials, shown from the high percentage (43,3%) of the grade C specimens. The type of defect frequently found is bowing/caving, about 32,7% from totalsample.Salah satu sifat pemesinan kayu yang sangat diperhatikan dalam industri bingkai kayu adalah sifat penyerutan karena bahan hasil penyerutan inilah yang akan digunakan dalam proses selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kayu Medang hasil penyerutan sebagai bahan baku industri bingkai kayu. Sejumlah 23.443 pcs contoh uji digunakan sebagai sampel dalam pengujian dan klasifikasi kualitas,yang didasarkan pada standar kualitas perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu Medang memiliki kualitas yang kurang baik sebagai bahan baku industri bingkai kayu, yang ditunjukkan tingginyapersentase grade C sebanyak 43,3%. Jenis cacat yang paling banyak ditemui pada kayu Medang adalah cacat bengkok yaitu sebanyak 32,7% dari total sampel.
Copyrights © 2016