Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membandingkan struktur dan komposisi hutan tidak terbakar dan terbakar di Prevab Taman Nasional Kutai (TNK). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa struktur dan komposisi di kedua lokasi tersebut mengalami tingkat pertumbuhan dan proses regenerasi yang baik. Di daerah yang tidak terbakar ditemukan sebanyak 379 individu dari 73 spesies, sedangkan daerah yang pernah terbakar ditemukan 362 individu dari 80 spesies. Ada beberapa spesies yang mendominasi di kedua lokasi tersebut seperti Eusideroxylon zwageri, Dysoxylum sp., Alangium ridleyii., Cananga odorata, dan Macaranga gigantea. Spesies yang mendominasi merupakan spesies primer dan sebagian lagi spesies perintis (pionir). Kemudian untuk tingkat keanekaragaman dan kemerataan spesies relatif tinggi, dimana hal tersebut sangat berpengaruh pada perkembangan dan pertumbuhan vegetasi hutan alam. Di kedua lokasi tersebut memiliki karakteristik tanah hampir sama dan merupakan habitat Ulin (Eusideroxylon zwageri) di hutan tropis dataran rendah.Kata Kunci : hutan, kebakaran, analisis, vegetasiBaker., F.S. 1950. Principle of Silviculture. M. C Grow Hill Book Company. Berkelay 409.Barber, Charles Victor & Schweithelm, J. 2000.Trial By Fire, Forest Fire and Forestry Policy in Indonesia’s Era of Crisis and Reform, Kerjasama World Resources Institute dgn WWF Indonesia & Yayasan Telapak.Bratawinata., A. 1998. Ekologi Hutan Tropis dan Metode Analisis Hutan Laboratorium Ekologi dan Dendrologi, Fakultas Kehutanan Mulawarman. Samarinda.Direktorat Jenderal Kehutanan., 1976. Vademecum Kehutanan Indonesia. Jakarta: Departemen Pertanian Direktorat Jenderal Kehutanan.Fitriani., 2006. Komposisi dan Struktur Vegetasi Pada Areal Pasca Kebakaran Di Taman Nasional Kutai. Skripsi Kehutanan STIPER Kutai Timur.Mathius., P. 1987/1988. Suksesi Sekunder dan Dinamika Hutan Dipterocarpaceae Dataran Rendah Bekas Terbakar. Proyek Peningkatan Perguruan Tinggi. Samarinda.Prayitno., D. 2001. Taman Nasional Kutai : Masalah dan Alternatif Pengelolaannya. Pemerintah Kutai Timur. SangattaPurbowaseso., 2004. Pengendalian Kebakaran Hutan Suatu Pengantar. PT. Rhineka Cipta.Jakarta.Resosoedarmo., S. 1986. Pengantar Ekologi. Bandung : Remadja Rosda Karya.Rudianur., 2008. Analisis Vegetasi Pada Ketinggian Tempat Yang Berbeda Di Hutan Lindung Wehea Kecamatan Muara Wahau
Copyrights © 2015