JURNAL HUTAN TROPIS
Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Hutan Tropis Volume 1 Nomer 3 Edisi November 2013

SIFAT MEKANIS BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper)

Fengky S. Yoresta (Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB Jl. Lingkar Akademik Kampus Darmaga Bogor)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendapatkan nilai kekakuan dan kekuatan lentur maksimum bambu betung (Dendrocalamus asper) dengan posisi kulit bambu yang berbeda, serta untuk menentukan nilai kekuatan tarik sejajar serat bambu betung. Kekakuan, kekuatan lentur maksimum, dan kekuatan tarik sejajar serat berturut-turut dinyatakan dalam MOE (modulus of elastcity), MOR (modulus of rupture), dan σtr// (maximum tensile strength). Bambu betung yang berumur +­ 4 tahun digunakan dalam penelitian ini. Sepuluh spesimen uji masing-masing digunakan untuk pengujian lentur dengan posisi kulit bambu di serat atas/daerah tekan, di serat bawah/daerah tarik, dan pengujian tarik sejajar serat. Pengujian dilaboratorium dilakukan berdasarkan ASTM D143-05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi kulit bambu mempengaruhi nilai MOE dan MOR. Bambu dengan posisi kulit di serat atas/daerah tekan cenderung memiliki nilai MOE dan MOR lebih tinggi dibandingkan bambu dengan posisi kulit di serat bawah/daerah tarik. Bambu dengan posisi kulit di serat atas memiliki nilai MOE = 62118,90 kg/cm2dan MOR = 826,36 kg/cm2, sedangkan bambu dengan posisi kulit di serat bawah memiliki nilai MOE = 51563,20 kg/cm2dan MOR = 633,38 kg/cm2. Kekuatan tarik sejajar serat bambu diperoleh sebesar 2309,00 kg/cm2.Kata Kunci: Kekakuan, Kekuatan Lentur, MOE, MOR, Kekuatan Tarik

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

jht

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Hutan Tropis (JHT) adalah blind peer-reviewed yang mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi kehutanan mencakup kajian manajemen hutan, ekonomi dan bisnis kehutanan, pengelolaan DAS, hidrologi, silvikultur, penginderaan jauh, ekologi, ekowisata, ilmu tanah ...