Permasalahan kesejahteraan sosial yang berkembang dewasa ini menunjukkan bahwa ada warga negara yang belum terpenuhi hak atas kebutuhan dasarnya secara layak karena belum memperoleh pelayanan sosial dari negara. Akibatnya, masih ada warga negara yang mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial sehingga tidak dapat menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat, salah satunya adalah penyandang cacat/disabilitas. Para penyandang disabilitas daksa pekanbaru di ajarkan berbagai keterampilan salah satunya tata rias dan salon. Mereka diajarkan cara memotong rambut, mewarnai kuku, make up, dan lain sebagainya. Dengan adanya kegiatan dan keterampilan ini dapat membantu dan menopang kehidupannya baik itu dari sisi keuangan dan emosional. Para penyandang disabilitas deksa pekanbaru belum menerapkan pembuatan laporan laba rugi yang sesuai dengan standar akuntansi. Mereka masih belum bisa memisahkan antara beban operasional dan pendapatan. Sehingga ini akan berdampak pada penentuan laba atau rugi dari usaha yang akan mereka jalankan. Oleh sebab itu perlu dilakukan pelatihan laporan keuangan khususnya laporan laba rugi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan penyampaian materi dan tanya jawab. Hasil dari kegiatan pengabdian ini, beberapa peserta sudah bisa memisahkan pendapatan dan beban operasional.
Copyrights © 2022