Riset kepustakaan (library research) dengan metode analisi isi ini bertujuan untuk menunjukkan pertimbangan terhadap rasionalitas ekonomi dari perspektif sosiologi ekonomi menurut konsep embededdness economics. Artikel ini dimulai dengan menunjukkan pengertian rasionalitas, memetakan rasionalitas ekonomi menurut pemikiran ekonomi neoklasik, merumuskan pemahaman tentang rasionalitas ekonomi menurut perspektif embededdness economics, untuk kemudian merumuskan karakteristik dan kritik terhadap rasionalitas ekonomi dari perspektif embededdness economics. Menurut konsep ‘ketertanaman’ ekonomi ini, asumsi dan gambaran tentang “manusia ekonomi” yang sepenuhnya rasional karena mampu mempertimbangkan semua prilaku ekonomi secara tepat dan holistik sebagaimana dianut oleh Rational Choice Theory (RCT) tak lagi memadai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jika ekonomi neoklasik memahami rasionalitas prilaku ekonomi bersifat subjektif, mendasarkan diri pada penalaran, self-interest; mengedepankan kegunaan; holistik karena kemampuan rasional individu, serta bersifat pasti; pandangan sosiologi ekonomi dengan konsep embededdness rationality justru menunjukkan bahwa rasionalitas atau kalkulasi ekonomi tidak pernah hanya bersumber dari pikiran, idea, gagasan individual-subjektif yang steril dari pengaruh lingkungan atau jaringan sosial, melainkan bersumber pada jaringan relasi sosial. Referensi bagi rasionalitas ekonomi bukan semata-mata pada individu yang rasional, self-interest, melainkan pada social-interest, altruism, atau demi kebaikan bersama. Karena pemikiran dan prilaku ekonomi tertanam dalam insititusi, relasi, dan jaringan sosial. Prilaku ekonomi tidak tercerabut dari institusi dan relasi sosial lain di luar ekonomi. Pasar sebagai institusi dan praktik ekonomi, ditentukan oleh ide, kalkulasi, pertimbangan, dan keputusan sosial, politik, dan kebudayaan. Rasionalitas ekonomi, menurut sosiologi ekonomi, merupakan blanded rationality; tertanam dalam lingkungan, insititusi, dan jaringan sosial (networking rationality); dan dengan demikian tidak pernah pasti dan komplet.
Copyrights © 2022