Dalam proses produksi PT.TOA GALVA INDUSTRIES masih banyak yang belum terotomasi oleh mesinatau bisa dibilang hand made, maka kualitas produk masih ditentukan oleh kualitas pekerjanya. Jadi pekerja harusterlatih, nyaman, tidak kelelahan, dan dalam keadaan normal. Oleh karena itu, perusahaan harus memberikanperhatian khusus pada efisiensi, efektifitas dan produktivitas dalam bidang Sumber Daya Manusia. Untuk itu pihakperusahaan harus memperhatikan beban kerja yang akan diberikan kepada karyawan agar dapat menentukan jumlahpekerja yang optimal. Pengukuran beban kerja menggunakan metode Workload Analysis (WLA). Dari hasilpengukuran tersebut akan dianalisa kemudian akan menghasilkan pertimbangan untuk menentukan jumlah karyawandengan mempertimbangkan waktu standar dan beban kerja sehingga dapat menyelesaikan target produksi dengantepat waktu. Penelitian ini menghasilkan jumlah penambahan untuk operator winding sebanyak 1 orang denganpersentase beban kerja 160%, untuk operator solder 1 orang dengan persentase beban kerja 170%, untuk operatorlem 1 orang dengan persentase beban kerja 158%, dan untuk operator cek 1 orang dengan persentase beban kerja157%. Setelah penambahan operator pada setiap proses maka beban kerja operator winding menjadi 80%, operatorsolder menjadi 85%, operator lem menjadi 79%, dan operator winding menjadi 78,5%.
Copyrights © 2020