Tujuan kajian ini adalah untuk melakukan pengembangan terhadap daya tarik obyek wisata yangdimiliki oleh pemandian Banyu Biru dengan menggunakan pendekatan matriks IFAS dan EFAS.Matriks IFAS (Internal Factor Analysis Summary) digunakan untuk menganalisis faktor-faktorinternal, berupa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh suatu usaha Sedangkan matriks EFAS(External Factor Analysis Summary) digunakan untuk menganalisis faktor-faktor eksternal suatuusaha, yang mana terdiri dari peluang dan ancaman yang dihadapi.Lokasi kajian berada di Desa Sumberejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, JawaTimur dengan subyek kajian yaitu pengelolan wisata dan pengunjung wisata pemandian BanyuBiru. Teknik pengumpulan data terdiri dari (1) observasi, (2) wawancara mendalam (indepthinterview), dan (3) dokumentasi dan triangulasi.Hasil penilaian terlihat bahwa kegiatan wisata Pemandian Banyu Biru Kabupaten Pasuruanterletak pada posisi kuadran II yang berarti obyek wisata tersebut dalam keadaan stabil (Stability),sedangkan secara lebih rinci obyek wisata Pemandian Banyu Biru berada pada ruang C sehinggastrategi yang digunakan adalah Agresif Maintenance Strategy dimana pengelola obyekmelaksanakan pengembangan secara aktif dan agresif. Dengan posisi tersebut berarti obyek wisataPemandian Banyu Biru memiliki potensi yang lebih kecil daripada masalah yang ada serta memilikipeluang lebih besar daripada ancaman yang ada.
Copyrights © 2021