Penulisan skripsi ini merupakan studi kualitatif de ngan pendekatan etnografi komunikasi mengenai perilaku komunikasi verbal dan non-verbal serta persepsi pada sebuah komunitas pecinta klub sepak bola. Maka, yang penulis kemukakan dalam karya ilmiah ini adalah menjelaskan tentang semua perilaku komunkatif dalam acara nonton bareng yang biasa terjadi dalam hubungan komunikasi antara sesama anggota Bigreds ataupun suporter dari klub lain yang hadir di lokasi acara. Komunikasi verbal yang terjalin umumnya terjadi untuk membicarakan seputar klub, yel -yel yang di nyanyikan secara bersama, slogan klub sampai dengan membicarakan kegiatan lain yang berhubungan dengan komunitas Bigreds. Sedangkan perilaku komunikasi non-verbal yang dilakukan adalah penggunaan kostum berwarna merah, logo klub dan bendera serta perumuskan program kerja yang disepakati oleh seluruh pengurus disosialosasikan lewat beberapa media seperti twitter , facebook ataupun tabloid Walk on yang hadir setiap bulan. Berdasarkan hasil penelitian persepsi yang timbul dari kegiatan nonton bareng dari para anggota dan image yang terbentuk dari komunitas ini cukup baik, dimana masyarakat dan klub pecinta sepak bola lain umumnya menganggap bahwa Bigreds Bandung memiliki sikap dan fanatisme yang cukup baik. Dengan mendaftarkan diri menjadi anggota resmi Bigreds regional Bandung bagi sebagian anggota dapat merupakan sebuah kebanggan tersendiri sekaligus menjadi loyalitas yang dapat diberikan terhadap klub Liverpool secara langsung. Tetapi rasa bangga dan kecintaan tersebut tidak sedikitpun berkurang manakala rasa nasionalisme dan fanatisme tersebut dibenturkan dengan kecintaan terhadap sepak bola nasional. Kecintaan terhadap klub luar negeri seperti Liverpool tidak sama sekali merubah kecintaan terhadap tim nasional dan klub lokal seperti Persib Bandung.
Copyrights © 2015