Eksistensi generasi muda sebagai agen pembaharu yang kritis, kreatif dan inovatif harus tetap tumbuh sebagai kekuatan penerus bangsa. Ingat seruan proklamator Ir. Soekarno yang mengatakan kalimat motivasi yang bermakna yaitu :“beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia”, Ungkapan ini mengisaratkan betapa pentingnya peran pemuda sebagai aset bangsa . Generasi muda tentu harus cermat dan berpikir kritis terhadap dinamika , menatap ke depan memaknai masa kini dan mempersiapkan diri sebagai pengganti generasi saat ini. Pepatah mengatakan “roda terus berputar”, tidak ada kekuasaan kekal kecuali kekuasaan absolut tuhan. Ini hendaknya dimaknai bahwa realitas politik pemerintahan kini dan yang akan datang pada seluruh dimensinya membutuhkan pemuda yang berkualitas, beretika dan bermoral sebagai calon generasi penerus yang menopang kejayaan bangsa dan negara. Mahasiswa sebagai calon intelektual muda tentu harus respons terhadap dinamika sosial politik dan ini tidak berarti kampus dijadikan sarana untuk berpolitik praktis. Kelemahan pendidikan politik pada bangsa ini karena tidak banyak guru politik yang baik, yang dapat mengajarkan bagaimana berperilaku politik dengan penghayatan etika serta moral.
Copyrights © 2018