Penelitian ini bertujuan untuk memahami gambaran komunikasi lintas budaya yang terjadi dalam tim kerja internasional proyek IBR yang mengacu pada dimensi konteks budaya komunikasi low context & high context menurut Hall (1976), serta dimensi individualism menurut Hofstede (2011). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus tunggal. Metoda pengumpulan data yang dilakukan dengan cara melakukan observasi dan wawancara mendalam dengan empat rekan kerja penulis dalam tim kerja proyek IBR yang terdiri dari dua orang Indonesia dan dua orang Belanda. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis pencocokan pola, dan eksplanasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi lintas budaya yang terjadi dalam tim kerja ini mengarah pada low context, tim kerja cenderung kolektif, dan adanya adaptasi antara setiap individu dengan budaya lainnya yang disebabkan perbedaan budaya.
Copyrights © 2021