Perdagangan internasional yang terjadi antara Australia dan Indonesia untuk produk gula mentah (raw sugar) bertujuan untuk memenuhi kebutuhan nasional Indonesia yang dimana mengimpor gula mentah tersebut dari Australia. Bea masuk yang diberikan Indonesia pada awalnya sebesar 8%, tetapi dikarenakan adanya kerjasama ASEAN-Australia-New Zealand Free Trade Area maka Australia melakukan negosiasi terhadap Indonesia agar tarif yang diberikan untuk produk gula mentah tersebut sama dengan Thailand yaitu sebesar 5%. Maka penelitian ini menjelaskan diplomasi yang dilakukan Australia terhadap Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksplanatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi kepustakaan berupa buku, jurnal dan situs web. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Diplomasi Ekonomi yang dijelaskan Oleh Nicholas Bayne dan Stephen Woolcock, dengan Teori Two Level Games yang dijelaskan oleh R. Putnam sebagai turunannya. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa diplomasi yang dilakukan Australia dilakukan dalam beberapa hal, yaitu sebagai bentuk jump start dalam memulai kembali perundingan IA-CEPA, meningkatkan perekonomian Australia melalui aid, dan memajukan kepentingan bisnis yang dilaksanakan oleh Austrade melalui kegiatan Indonesia-Australia Business Week 2017.
Copyrights © 2021