Aset tetap berperan penting untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan, perolehan aset tetap memerlukan dana yang cukup besar yang tertanam dalam jangka waktu panjang. Maka dari itu, peranan aset tetap membutuhkan kebijakan yang benar dalam pengelolaan aset tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan akuntansi aset tetap perusahaan KJPP XYZ dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) no. 15 tentang aset tetap. Akuntansi aset tetap yang dimaksud meliputi ruang lingkup, pengakuan, pengukuran pada saat pengakuan, pengukuran setelah pengakuan awal dan pengungkapan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dengan cara mengumpulkan, merangkum, mereduksi data, menyajikan, membandingkan, dan menganalisa aset tetap perusahaan dengan pedoman SAK ETAP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntansi aset tetap sebagian sudah sesuai dengan standar yang berlaku, penerapan akuntansi aset tetap yang sudah sesuai dengan standar akuntansi SAK ETAP diantaranya pengakuan, pengukuran setelah pengakuan, dan pengungkapan, adapun penerapan akuntansi aset tetap yang belum sesuai diantaranya: pengukuran pada saat pengakuan, perolehan aset tetap hanya mengakui sebesar harga yang ada di bukti transaksi tanpa menambah biaya-biaya lain yang menimbulkan bertambahnya nilai perolehan aset tetap.
Copyrights © 2022