Pertukaran data dan informasi digital merupakan aktivitas primer manusia di era teknologi modern. Komunikasi digital menjadi aktivitas yang lumrah dengan memanfaatkan layanan telekomunikasi yang terus mengalami perkembangan. Namun seiring dengan perkembangan keamanan digital produsen dan pemerintah, pelaku kejahatan juga terus mencari celah keamanan. Salah satu upaya pengamanan data dan informasi digital yang dapat dilakukan oleh pengguna secara mandiri adalah menerapkan proses steganografi. Steganografi adalah sebuah metode pengamanan data dan informasi dengan cara menyisipkan data atau informasi pada sebuah media penampung. Berbagai metode steganografi juga terus mengalami perkembangan penelitian. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu dibutuhkan penelitian-penelitian lebih lanjut mengenai perbandingan performa metode-metode steganografi sebagai referensi penggunaan metode berdasarkan situasi dan media yang dibutuhkan. Penelitian melakukan perbandingan 3 metode diikuti dengan berbagai analisis pengujian. 3 metode tersebut adalah metode Least Significant Bit (LSB), Most Significant Bit (MSB), dan End of File (EoF). Hasil implementasi dan pengujian merekomendasikan metode EoF yang unggul dari aspek kapasitas steganografi, namun diikuti dengan saran penggunaan kriptografi agar metadata pesan rahasia tidak mudah terbaca.
Copyrights © 2022