Notaris melakukan penyalahgunaan wewenang dikarenakan membuat akta dan memberikan pelayanan tidak sesuai dengan undang-udang. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa bentuk pelanggaran terhadap penyalahgunaan wewenang Notaris dalam pembuatan akta perjanjian pengikatan jual beli terhadap tanah fiktif dan akta kesepakatan bersama atas tanah milik pihak lain sebagai jaminan sertamenganalisa Bagaimana peran Majelis Pengawas Notaris atas penyalahgunaan wewenang Notaris dalam pembuatan akta perjanjian pengikatan jual beli terhadap tanah fiktif dan akta kesepakatan bersama atas tanah milik pihak lain sebagai jaminan. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif berdasarkan hukum positif yang ada. Notaris melakukan pelanggaran UUJN dan dijatuhkan sanksi teguran sementara.Kata kunci: Penyalahgunaan wewenang, Pelanggaran Jabatan Notaris, Majelis Pengawas Notaris.AbstractNotaries making deeds and providing services are not in accordance with the law. The purpose of this study is to analyze the forms of violations against the Notary's authority in making the deed of binding sale and purchase agreement of fictitious land and the deed of mutual agreement on land belonging to other parties as collateral and to analyze the role of the Notary Supervisor on the authority of the Notary in making the deed of binding purchase agreement on fictitious land and deeds. mutual agreement on land belonging to another party as collateral. The research method used is normative juridical based on existing positive law. The notary violates the UUJN and is subject to a temporary warning.Keywords: Abuse of authority, Notary Office Violation, Notary Supervisory Council.
Copyrights © 2022