Sebuah studi mengenai kegagalan mtode dari 15 negara berkembang mengungkapkan angka kegagalan AKDR tahun pertama adalah rata – rata 4,0%; angka kegagalan berkisar dari 1,1% di Maroko sampai 13% di Brazil. Efektivitas AKDR tidak bergantung pada keterlibatan teratur pamakai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan motivasi Wanita Usia Subur (WUS) tentang kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan motivasi Wanita Usia Subur (WUS) tentang kontrasepsi Intra Uterine Device (IUD). Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 261 orang yang semuanya adalah wanita usia subur di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Pengambilan sampel dilakukan dengan tekhnik accidental sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 39 orang. Analisa data secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan dari 39 responden didapatkan bahwa 11 responden (28,2%) memiliki pengetahuan yang baik, 10 responden (25,6%) memiliki pengetahuan cukup dan 18 responden (46,2%) memiliki pengetahuan kurang tentang kontrasepsi Intra Uteri Device (IUD). Dari 39 didapatkan bahwa sebagian besar responden memiliki motivasi rendah sebanyak 21 responden (53,9%) dan sebagian kecil memiliki motivasi tinggi sebanyak 18 responden (46,1%) untuk menggunakan kontrasepsi IUD. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang kurang dan motivasi yang rendah untuk menggunakan kontrasepsi IUD sebagai alat untuk menunda dan menjarangkan kehamilan.
Copyrights © 2021