Al-Ahkam
Volume 23, Nomor 2, Oktober 2013

MODEL APLIKASI FIKIH MUAMALAH PADA FORMULASI HYBRID CONTRACT

Murtadho, Ali ( IAIN Walisongo Semarang)



Article Info

Publish Date
18 Mar 2015

Abstract

Literatur fikih muamalah modern banyak membicarakan berbagai formulasi akad-akad yang mampu melegitimasi upaya memaksimalkan margin industri keuangan syari’ah. Akad-akad baru ini merupakan hasil sintesa akad-akad yang sudah ada sebelumnya yang diramu sedemikian rupa hingga menjadi akad yang terpadu, yang belakangan ini dikenal dengan istilah hybrid contract atau multiakad (al-‘uqūd al-murakkabah). Beberapa akad jenis ini adalah akad bay‘ bi thaman ‘ājil, akad ijārah muntahiyah bi ’l-tamlīk dan akad mushārakah muta­nāqiṣah. Penelitian ini bermaksud untuk men­deskripsi­kan  lebih jauh model-model akad hybrid contract, dan mengeksplorasi ke­dudukannya dalam lembaga keuangan syari’ah modern. Penelitian ini menemukan adanya potensi pergeseran dari semangat mewujudkan nilai ideal syari’ah menjadi semangat berkompetisi dalam formalitas kesyari’ahan.***Modern literatures of fiqh mu’āmalah talk alot about various contract formulation with capability of maximizing profit in shariah finance industry. This new contract modification is the synthesis among existing contracts which is formulated in such a way to be an integrated contract. This formulation is known as a hybrid contract or multi-contract (al-uqūd al-murakkabah). Some of them are, bay bi thaman ājil, Ijārah muntahiyah bi ’l-tamlīk dan mushārakah mutanāqiṣah. This study intends to further describe models of hybrid contract, and explore the shariah principles in modern financial institutions. This study found a potential shift from the ideal values ​​of the spirit of shariah into the spirit of competition based shariah formally.***Keywords: hybrid contract,  fikih muamalah, akad, muḍārabah

Copyrights © 2013






Journal Info

Abbrev

ahkam

Publisher

Subject

Religion Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Al-AHKAM; is a peer-reviewed journal published by the Faculty of Sharia and Law, Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang in collaboration with the Indonesian Consortium of Shariah Scholars (KSSI). Al-AHKAM focuses on Islamic law with various perspectives. This journal, serving as a forum for ...