Penelitian in bertujuan untuk menentukan pengaruh modal usaha Baznas Microfinance Desa, motivasi usaha, dan lokasi usaha terhadap produktifitas usaha mikro pada kelompok usaha binaan Unit Pengelolaan Zakat Desa Penanggulan Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. Penelitian ini diadakan pada 30 anggota kelompok usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Penggalian data dilakukan melalui sebuah kuesioner yang dibagikan pada 30 responden. Data yang diperoleh diuji melalui tes validitas, tes reliabilitas, dan tes asumsi klasik. Analisis yang digunakan yaitu tes multipel linier regresi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa modal usaha mempunyai pengaruh dalam produktifitas usaha mikro pada kelompok usaha binaan Unit Pengelolaan Zakat Desa Penanggulan Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. Pengaruh dari modal usaha yaitu 1,290. Motivasi usaha mempunyai pengaruh terhadap produktifitas usaha mikro pada kelompok usaha binaan Unit Pengelolaan Zakat Desa Penanggulan. Pengaruh motivasi usaha yaitu 1,056. Lokasi usaha juga mempunyai pengaruh terhadap produktifitas usaha mikro pada kelompok usaha binaan Unit Pengelolaan Zakat Desa Penanggulan yaitu 3,791. Tes - F dan tes - T menunjukkan bahwa variabel-variabel modal usaha Baznas Microfinance (BMD), motivasi usaha, dan lokasi usaha secara simultan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap produktifitas usaha mikro pada kelompok usaha binaan Unit Pengelolaan Zakat (UPZ) Desa Penanggulan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Berdasarkan hasil-hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa modal usaha Baznas Microfinance, motivasi usaha dan lokasi usaha mempunyai pengaruh signifikan dan positif terhadap produktifitas usaha mikro pada kelompok usaha binaan Unit Pengelolaan Zakat Desa Penanggulan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal. Pengaruh dari tiga variabel tersebut yaitu 91,2% dan 8,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.
Copyrights © 2022