Latar Belakang: Lanjut usia dianggap sebagai seseorang yang mengalami berbagai macam penurunan fungsi kehidupan salah satunya adalah kualitas tidur yang buruk. Masalah kualitas tidur dapat diatasi melalui aromaterapi. Jenis aromaterapi lavender dipilih karena mengandung linalool dan linalyl asetat yang berfungsi sebagai sedatif untuk mengatasi kualitas tidur.Metode: Jenis penelitian ini pre test and post test with control group pada 34 responden. Instrumen penelitian menggunakan PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index) untuk menilai kualitas tidur. Pemberian aromaterapi lavender dilakukan 7 hari berturut-turut. Uji hipotesis menggunakan uji Wilcoxon dan Paired T test.Hasil: Pada kelompok intervensi jenis kelamin terbanyak adalah perempuan (52,9%) sedangkan pada kelompok kontrol adalah laki-laki (64,7%). Usia terbanyak pada kedua kelompok adalah usia manula, sebanyak 41,2% di kelompok intervensi dan 76,5% di kelompok kontrol. Pada kelompok intervensi didapatkan nilai p value = 0,000414, sedangkan pada kelompok kontrol nilai p=0,120. Pada uji Mann Whitney didapatkan nilai p value = 0,001.Kesimpulan: Pemberian aromaterapi lavender membantu meningkatkan kualitas tidur lansia yang memiliki kualitas tidur buruk.
Copyrights © 2021