Latar Belakang: Stroke menimbulkan ketidakmampuan dan kelemahan yang berakibat pada penurunan kemampuan fungsional yang membuat pasien bergantung pada orang. Kemandirian aktivitas hidup sehari-hari pasien pasca stroke sangat penting karena dapat membuat pasien merasa berguna dan bersemangat yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup pada penderita stroke. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kemandirian aktivitas hidup sehari-hari bagi pasien pasca stroke. Metode: Jenis penelitian ini narrative review, artikel diperoleh dari mesin pencari Google Scholar dan pangkalan data (database) Pubmed, NEJM, JAMA, Sciencedirect, Scopus Proquest, Directory of Open Access Journals (DOAJ) dan Portal Garuda. Teknik analisis data menggunakan content analsis. Dari hasil literature review ditemukan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria. Hasil: Analisis menunjukkan bahwa rata-rata pasien pasca stroke mandiri dalam aktivitas hidup sehari-hari seperti makan, berpakaian, mandi, eliminasi, mobilitas, dan hygiene. Beberapa aktivitas pasien pasca stroke membutuhkan bantuan dan dukungan keluarga seperti melakukan aktivitas berpakaian, eliminasi, hygiene, pengetahuan dalambelajar melakukan segala kegiatan kemandirian. Kesimpulan: perbedaan kemandirian pada pasien stroke hemoragik dan non hemoragik yaitu pada aktivitas mandi, makan dan mobilitas. Sedangkan persamaan pasien stroke hemoragik dan non hemoragik yaitu sama "“ sama memerlukan bantuan dalam melakukan aktivitas berpakaian, eliminasi dan hygiene.
Copyrights © 2021