Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Vol 4 No 5 (2021): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan

HUBUNGAN PEMAKAIAN KONTRASEPSI HORMONAL TERHADAP KUANTITAS TEAR FILM

Muhammad Syauqie (Unknown)
najdah fakhirah karami (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2021

Abstract

Mata kering adalah penyakit multifaktorial yang ditandai dengan hilangnya homeostasis tearfilm yang diikuti gejala okular akibat penurunan kuantitas tear film. Pada jaringan mata,hormon seksual berperan dalam mengatur struktur dan fungsi dari kelenjar lakrimal.Penggunaan kontrasepsi hormonal merupakan salah satu terapi sistemik yang dapatdihubungkan dengan penurunan kuantitas tear film. Penelitian ini merupakan penelitiananalitik dengan pendekatan observasional pada 40 orang wanita dengan rentang usia 21-44tahun. Kelompok sampel adalah wanita yang menggunakan kontrasepsi hormonal minimaldalam 1 tahun dan kelompok kontrol adalah kelompok yang tidak menggunakan kontrasepsihormonal. Hasil penelitian dan analisis data mendapatkan rerata uji Schirmer kelompoksampel dan kontrol adalah (21,3±12,7) dan (23,9±10). Rerata terkecil uji Schirmer adalahpada kontrasepsi jenis injeksi 3 bulan, yaitu (18,2 ± 11,6). Pada tear meniscus terjadipenurunan pada kelompok sampel (40%) dan kontrol (30%). Hasil kuesioner ocular surfacedisease index (OSDI) kelompok sampel didapatkan dry eye ringan (20%), sedang (20%), danberat (5%). Sementara itu kelompok kontrol hanya mengalami dry eye ringan (45%). Dalampenelitian ini menunjukkan tidak terdapat perbedaan hasil yang bermakna (p > 0,05) antarakelompok tersebut. Kesimpulan yang didapatkan adalah tidak terdapat hubungan yangbermakna pemakaian kontrasepsi hormonal dengan kuantitas tear film. DOI : https://doi.org/10.35990/mk.v4n5.p483-492

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

mk

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Veterinary

Description

Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan adalah jurnal yang mempublikasikan artikel hasil penelitian baik ilmu kedokteran dasar maupun terapan, tinjauan pustaka (artikel review), dan laporan kasus. Medika Kartika dipublikasikan dua kali dalam setahun (April dan Oktober) dengan jumlah enam ...