Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan
Vol 1, No 2 (2010)

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG IMUNISASICAMPAK DENGAN PRAKTEK PEMBERIAN IMUNISASICAMPAKPADA BAYI USIA 9-12 BULAN DI PUSKESMAS GAYAMSARIKOTA SEMARANG

Cahyaningsih, Dwi E, Oktaviani Cahyaningsih, Ambar Dwi E viani (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Nov 2012

Abstract

Jawa Tengah cakupan imunisasi campak tahun 2006 sebesar 94,37% sedangkan di kota Semarang cakupanimunisasi campak ( 103,10%).Dan dari data puskesmas Gayamsari kota Semarang untuk cakupan imunisasicampak tahun 2007 (66,4 %) ini masih kurang dari sesuai standar nasional ( 80% ).Kurangnyainformasi,kurang motivasi,serta hambatan lain merupakan salah satu penyebab menurunya cakupanimunisasi.Untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang imunisasi campak dengan praktek pemberianimunisasi campak pada bayi usia 9-12 bulan di Puskesmas Gayamsari kota semarang.Menggunakan studi korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh ibu yangmempunyai bayi usia 9-12 bulan dan bertempat tinggal di wilayah puskesmas Gayamsari kota Semarangsejumlah 373 orang dan sampel yang diambil sesuai dengan teknik simple random sampling yaitu 80responden. Alat ukur dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner. Analisis yang digunakan adalah ujiSpearman Rank secara SPSS for Window versi 10.00.Dari analisa stastistik dengan uji Spearman, didapatkan nilai P = 0,000 dengan α = 0,05 sehingga p < αmaka dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan antar pengetahuan responden dengan praktek pemberianimunisasi campak,sehingga Ha diterima.Sehingga dapat disimpulkan bahwa mayoritas pengetahuan tentang imunisasi campak di puskesmasGayamsari cukup sebanyak 38 orang (47,5%) serta 42 orang (52,5%) dengan praktek yang baik.Pengetahuan responden mempunyai hubungan dengan praktek pemberian imunisasi campak makadiharapkan para petugas kesehatan dapat menyampaikan informasi tentang imunisasi.

Copyrights © 2010