MEDICINUS
Vol. 33 No. 3 (2020): MEDICINUS

Diagnosis dan Terapi Terkini Multiple Myeloma

Savitri, Merlyna (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2020

Abstract

Multiple myeloma (MM) merupakan keganasan sel plasma yang ditandai oleh proliferasi klonal sel plasma ganas di sumsum tulang dengan protein monoklonal dalam serum dan/atau urine, serta disfungsi organ terkait disertai dengan morbiditas dan mortalitas substansial, berupa end-organ damage: gangguan ginjal, hiperkalsemia, lesi tulang litik, dan anemia. Dengan perkembangan terapi yang lebih baik, MM telah berubah dari penyakit yang tidak dapat diobati ke salah satu penyakit yang masih belum dapat disembuhkan, namun highly treatable dengan kebanyakan pasien dapat berobat rawat jalan. Kelangsungan hidup pada MM telah meningkat secara signifikan dalam 15 tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh adanya terapi terkini seperti bortezomib, thalidomide, dan lenalidomide. Dalam dekade terakhir, carfilzomib, pomalidomide, panobinostat, ixazomib, elotuzumab, daratumumab, isatuximab, dan selinexor juga telah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) untuk pengobatan MM yang mengalami kekambuhan. Selain itu, adanya terapi autologous stem cell transplantation (ASCT) dapat meningkatkan median overall survival (OS) pasien MM sekitar 12 bulan dan sudah dapat dilakukan di Indonesia, khususnya di Surabaya (FK Unair- RSUD Dr. Soetomo-RS Unair).

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

journal

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Tujuan penerbitan jurnal Medicinus adalah untuk meningkatkan wawasan dan menambah khasanah pengetahuan para praktisi medis dan farmasis di bidang kedokteran dan kefarmasian. Ruang lingkup dari jurnal ilmiah ini adalah publikasi artikel-artikel ilmiah yang bisa disajikan dalam bentuk penelitian ...