Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang menjadi penyebab Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) merupakan pajanan biologis di fasilitas kesehatan, di mana perawat, dokter, serta petugas medis maupun nonmedis lainnya menjadi kelompok pekerja yang rentan tertular Covid-19 saat bekerja. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan gambaran penerapan tujuh langkah diagnosis okupasi pada tiga kasus Covid-19 yang terjadi pada tenaga kesehatan. Kasus pertama adalah Covid-19 pada perawat ICCU yang terbukti mengalami kontak dengan pasien Covid-19 saat bertugas kurang dari 14 hari sebelumnya. Kasus kedua merupakan kasus Covid-19 pada dokter yang terjadi akibat penularan di rumah tangga, dan kasus ketiga adalah kasus Covid-19 pada dokter UGD yang merawat pasien Covid-19 beberapa hari sebelum munculnya gejala. Kasus ini merupakan kasus fatalitas yang mendapatkan kompensasi dari BPJS Ketenagakerjaan. Penegakkan diagnosis okupasi sangat penting karena dapat menjadi umpan balik atau evaluasi terhadap tindakan pencegahan yang sudah dilakukan di tempat kerja. Adanya penyakit akibat kerja (PAK) di kalangan pekerja merupakan sinyal diperlukannya peningkatan perlindungan bagi pekerja.
Copyrights © 2021