MEDICINUS
Vol. 33 No. 3 (2020): MEDICINUS

Tata Laksana Gastroesophageal Reflux Disease dalam Masa Pandemi Covid

Surya, Haryanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2020

Abstract

Gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan gejala atau komplikasi dari aliran balik isi lambung ke arah esofagus sampai ke rongga mulut, dan dapat juga mengiritasi saluran pernapasan. Tingkat keparahan dari GERD ditentukan oleh durasi paparan esofagus dan organ lainnya oleh asam lambung. Durasi paparan tersebut dipengaruhi oleh kemampuan pengosongan esofagus. Proton pump inhibitor (PPI) masih dianggap sebagai terapi empiris yang superior dibandingkan terapi lain untuk mengatasi gejala GERD. Terdapat beberapa isu terkait penggunaan PPI yang menyebabkan kekhawatiran dalam pemberian terapi PPI di masa pandemi Covid-19, seperti yang menyatakan bahwa penggunaan PPI berisiko meningkatkan keparahan pneumonia, berpotensi menyebabkan terjadinya secondary infection, hingga terjadinya ARDS. Sejauh terapi dengan PPI telah dinilai dengan saksama melalui penilaian risiko yang menyeluruh, penggunaan PPI selama masa pandemi Covid-19 dapat dilakukan pada indikasi yang sesuai menggunakan dosis efektif terendah untuk mencapai kontrol pH lambung dan kualitas hidup yang baik pada penderita GERD.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

journal

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

Tujuan penerbitan jurnal Medicinus adalah untuk meningkatkan wawasan dan menambah khasanah pengetahuan para praktisi medis dan farmasis di bidang kedokteran dan kefarmasian. Ruang lingkup dari jurnal ilmiah ini adalah publikasi artikel-artikel ilmiah yang bisa disajikan dalam bentuk penelitian ...