Jurnal Farmasi Sains dan Praktis
Vol 4 No 2 (2018)

FORMULASI DAN EVALUASI SIFAT FISIK SHAMPO ANTI KETOMBE EKSTRAK DAUN TEH HIJAU

Yulian Wahyu Permadi (Program Studi S1 Farmasi, STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan)
Eko Mugiyanto (Program Studi S1 Farmasi, STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan)



Article Info

Publish Date
02 Nov 2018

Abstract

Ketombe adalah keadaan anomali kulit kepala dan salah satu penyebab jamur Candida albicans.Camellia sinensis Linn atau lebih dikenal dengan daun teh hijau, jenis tumbuhan yang daun dantunasnya digunakan untuk membuat teh. Tanaman ini termasuk genus camellia, genus tanamanberbunga dari keluarga theacea. Tumbuhan ini mengandung flavanol flavanoid utama. Ekstraksiadalah proses memotong-motong senyawa kimia dari bahan alami menggunakan pelarut etanol96%. Maserasi adalah cara menarik simplisia dengan proses menyederhanakan simplisia ke dalamcairan penari pada suhu. Konsentrasi masing-masing bahan adalah masing-masing 100 ml sampoyang mengandung 10 gram ekstrak teh hijau, 1 gram natrium lauril sulfat, 0,5 gram natrium klorida,PEG 400 1 gram. Nipagin 0,18 gram, mentol 0,25 gram. Tes pengujian fisik, uji viskositas, dari hasiluji fisik seluruh persediaan sesuai dengan rentang dan persyaratan yang telah ditetapkan.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

pharmacy

Publisher

Subject

Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Farmasi Sains dan Praktis aims to serve the updated scientific knowledge for international researchers in pharmaceutical sciences. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis (JFSP) publishes review article, original article, as well as short communication in the all scopes of Pharmaceutical Science ...