National Journal of Occupational Health and Safety
Vol 2, No 2 (2021)

Kajian Tingkat Keparahan Postur Janggal yang Berkontribusi kepada Gangguan Sistem Muskuloskeletal (Studi Pustaka Naratif)

Ira Safhira (Universitas Indonesia)
Chandra Satrya (Universitas Indonesia)



Article Info

Publish Date
18 Apr 2022

Abstract

Latar Belakang: Tidak semua postur janggal yang ada di industri harus dihilangkan. Karena faktanya, postur janggal tidak dapat dipisahkan dari aktivitas kerja sehari-hari. Setiap ada pergerakan yang membuat sudut tubuh menjauhi posisi normal, dapat dikatakan sebagai postur janggal. Kesalahpahaman terkait konsep dari postur janggal terlebih diikuti dengan fakta bahwa konsep penilaian metode observasi yang sering digunakan untuk menilai postur janggal (REBA, RULA, dan OWAS) kurang sesuai dengan teori yang seharusnya, dapat menurunkan keefektifan pencegahan dan pengendalian gangguan sistem muskuloskeletal. Untuk mengatasi hal itu, maka diperlukan kajian literatur yang menjelaskan variabel apa saja yang dapat mempengaruhi tingkat keparahan postur janggal. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka naratif dengan tujuan untuk menggambarkan bagaimana hubungan antara durasi, frekuensi, dan sudut kemiringan postur dengan tingkat keparahan postur janggal. Hasil: Didapatkan 15 literatur yang berasal dari pangkalan data online Science Direct, ProQuest, dan Google Cendekia, dengan rincian 9 literatur menggunakan metode semi-eksperimental, 5 literatur menggunakan metode cross sectional, dan 1 literatur menggunakan metode studi pustaka sistematik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil literatur tersebut, didapatkan bukti adanya hubungan yang linear antara durasi, frekuensi, dan sudut kemiringan postur dengan tingkat keparahan postur janggal.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

ohs

Publisher

Subject

Public Health

Description

Jurnal Nasional Keselamatan dan Kesehatan Kerja (National Journal of Occupational Health and Safety) adalah jurnal nasional yang memuat naskah ilmiah dalam bidang keilmuan keselamatan kerja, kesehatan kerja, higiene industri, ergonomi, faktor manusia dan risiko psikososial atau bidang keselamatan ...