Forensik jaringan sangat dibutuhkan dalam mempertahankan kinerja jaringan komputer dari serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti digital keakurasian tool DDoS, keberhasilan metode HIDS dan implementasi firewall pada Network layer dalam menghentikan DDoS. Metode penelitian ini menerapkan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement and Evaluate) dan Host-Based Intrusion Detection System (HIDS) Snort pada simulasi jaringan berbasis lokal dan luas. Hasil pengujian menyatakan Slowloris merupakan DDoS paling melumpuhkan web server IIS pada sistem operasi proprietary dengan penurunan performa server sebesar 78%, akurasi peningkatan trafik jaringan sebesar 92,84% alert 150 kali. Implementasi firewall pada network layer dalam menghentikan DDoS memiliki keberhasilan sebesar 98.91%. Hal ini menunjukkan metode ADDIE berhasil diterapkan dalam penelitian dan menyatakan DDoS pelumpuh server berhasil dideteksi pada metode HIDS dan berhasil dihentikan oleh firewall pada sistem operasi proprietary.
Copyrights © 2022