SSL (Secure Socket Layer) adalah protokol keamanan yang didesain untuk dijalankan pada TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan dengan mudah dapat digantikan dengan API soket UNIX-style standar yang digunakan oleh hampir semua perangkat lunak jaringan. Keamanan dijamin dengan menggunakan kombinasi dari kriptografi kunci publik dan iptografi kunci simetri bersamaan dengan sebuah infrastruktur sertifikat. Pada penelitian ini digunakan perangkat lunak open-source yaitu nagios sebagai Network Management Station. Alasan pemilihan nagios yaitu source code yang tersedia, telah mendukung dua tipe sistem pengawasan yaitu SNMP dan agen, dan memberikan kebebasan kepada pengembang untuk membuat sendiri program pengecekan yang akan terhubung ke modul utama dari nagios tersebut. Tipe sistem monitoring pada Nagios yang digunakan adalah berbasis Agen NRPE yang mendukung enkripsi SSL dengan metode pertukaran kunci Diffie-Hellman. Pertukaran kunci Diffie-Hellman terjadi setelah adanya pertukaran kunci publik yang dilakukan antara server monitoring dengan client. Kunci publik ini berupa nilai bilangan basis dan prima yang sudah ditentukan oleh Nagios. Berdasarkan hasil pengujian metode black box, implementasi SSL berjalan dengan baik dan sudah tidak adanya paket data yang berisi informasi penting yang dapat dibaca oleh Wireshark network protocol analyzer. Dengan menggunakan sistem monitoring jaringan nagios ini, suatu perusahaan yang memiliki banyak server dapat mengawasi aliran data pada jaringan perusahaannya.
Copyrights © 2018