Tungku hemat energi adalah merupakan teknologi tepat guna di bidang peralatan yang dapat dijadikan solusi dalam mengatasi mahalnya harga bahan bakar (minyak tanah dan gas) akibat dihapusnya subsidi BBM oleh pemerintah. Kehadiran industri tungku di Kecamatan Braja Selebah semula hanya sebagai kegiatan sampingan warga desa disela-sela kesibukannya bertani warga memproduksi tungku berbahan bakar kayu untuk kebutuhan tetangga. Sekarang tungku hemat energi telah diproduksi oleh masyarakat secara masal dan sudah berkembang menjadi sebuah industri kerajinan rakyat yang dapat menyerap tenaga kerja di pedesaan, sekaligus menjadi sumber mata pencarian utama yang dapat meningkatkan ekonomi masyarakat. Pemasaran produk tungku hemat energi juga telah merambah ke berbagai wilayah propinsi di Sumatera (Lampung, Palembang, Bengkulu, Jambi, Sumatera Barat), Pulau Jawa dan Bali.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Analisis Persediaan Bahan Baku Terhadap Proses Produksi Pengrajin Tungku di Kecamatan Braja Selebah Lampung Timur. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik wawancara, dokumentasi dan observasi dengan populasi yang diambil data persediaan bahan baku dan biaya pemesanan selama 12 bulan, sedangkan sampel yang digunakan adalah data persediaan bahan baku dan biaya pemesanan yaitu selama 12 bulan.Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan rumus EOQ, didapat bahwa jumlah pemesanan ( EOQ ) rata-rata perbulan yang harus dilakukan oleh para pengrajin tungku adalah 2801.9349, nilai EOQ terbesar adalah sebesar 3.872,983 yaitu pada bulan September, sedangkan nilai EOQ terkecil adalah sebesar 1732.051 yaitu pada bulan Februari.Kata kunci: Bahan Baku dan Proses produksi
Copyrights © 2016