Daun jati Belanda merupakan tanaman dengan kandungan flavonoid dan fenol yang cukup tinggi. Kedua kandungan zat tersebut dapat memberikan efek antioksidan yang baik untuk proses pengobatan kontusio pulmonum. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun jati Belanda terhadap kadar CRP pada tikus wistar model kontusio pulmonum. Penelitian dilakukan secara in vivo. Hewan uji tikus jantan galur Wistar (n=25) dibagi menjadi lima kelompok yang tiap kelompok terdiri dari lima tikus. Tikus diinduksi kontusio pulmonum dengan cara dijatuhkan beban dari ketinggian tertentu, setelah itu diambil darahnya untuk diperiksa kadar CRP sebelum perlakuan. Tikus diberi perlakuan sesuai dengan kelompok selama 48 jam, lalu diambil darahnya untuk diperiksa kadar CRP sebelum perlakuan menggunakan ELISA. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 25. Pemberian ekstrak daun jati Belanda menujukkan hasil yang signifikan dalam menurunkan kadar CRP pada semua kelompok dibandingkan dengan kelompok kontrol.Pemberian ekstrak daun jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lam) efektif menurunkan kadar CRP pada tikus model kontusio pulmonum.
Copyrights © 2020