Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh aktivitas merger dan acquisition terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diproksikan oleh rasio-rasio keuangan seperti current ratio, total asset turnover, debt to equity ratio, net profit margin, return on asset danreturn on equity. Selain itu juga untuk member bukti tentang perbandingan kinerja keuangan perusahaan untuk setiap jenis merger dan akuisisi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2008-2014. Penelitian ini menggunakan pengujian Wilcoxon Signed Rank Test, Independent Sample t Test,dan Paired Sample t Test. Perbedaan kinerja keuangan diukur dengan membandingkan rasio keuangan perusahaan dua tahun sebelum dan dua tahun sesudah merger dan akuisisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas merger dan acquisition tidak berpengaruh banyak bagi perusahaan dan dari rasio keuangan hanya total asset turn over dan return on asset yang mengalami kenaikan signifikan, serta dapat diambil kesimpulan bahwa jenis merger dan acquisition lebih baik konglomerasi dan vertical dari pada horizontal.
Copyrights © 2022