Komplikasi yang sering terjadi pada pasien yang menjalani hemodialisis adalah masalah peningkatan tekanan darah atau hipertensi intradialitik. Salah satu tindakan non farmakologi bagi penderita hipertensi untuk menurunkan tekanan darah terutama pada pasien intradialitik yang belum pernah dilakukan di instalasi hemodialisa RSUD Prof. Dr. H. Aloei Sabore yaitu Slow Deep Breathing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi intradialitik di instalasi hemodialisa RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan rancangan penelitian Quasi Eksperimental dengan pendekatan Pretest Posttest With Control Group Design. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 22 responden. Instrument pengumpulan data lembar observasi tekanan darah yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji paired T Test dan independen T test.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh slow deep breathing terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hiperteni intradialitik di instalasi hemodialisa RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. (p value 0,012).Disarankan kepada rumah sakit untuk mempertimbangkan menjadikan tindakan Slow Deep Breathing menjadi salah satu standar operasional prosedur pada pasien yang mengalami peningkatan tekanan darah bukan hanya bagi pasien hemodialisis tetapi bagi pasien dengan diagnosis yang berhubungan dengan hipertensi lainnya .
Copyrights © 2021