Konsumsi produk ramah lingkungan kini menjadi gaya hidup yang popular yang mulai diikuti oleh pemuda. Beberapa penelitian membuktikan bahwa perilaku konsumsi produk ramah lingkungan lebih didorong oleh motivasi sosial dan emosional daripada motivasi fungsional. Keterlibatan pemuda dalam kegiatan dan organisasi ramah lingkungan mendorong dia untuk melakukan kegiatan yang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-harinya. Penelitian ini melaporan hasil studi minat beli terhadap produk ramah lingkungan kepada 124 mahasiswa di tiga Perguruan Tinggi Negeri di Surakarta. Tiga variabel yang akan diuji adalah, keikutsertaaan mahasiswa dalam organisasi ramah lingkungan, consumer guilt jika tidak melakukan kegiatan ramah lingkungan, dan minat beli terhadap produk ramah lingkungan. Hasil path analysis dan effect size measure untuk menguji mediasi menunjukkan bahwa, consumer guilt mampu menjadi mediator dari hubungan keikutsertaan mahasiswa dalam organisasi ramah lingkungan dengan minat beli mahasiswa terhadap produk ramah lingkungan.
Copyrights © 2019