Global: Jurnal Politik Internasional
Vol. 17, No. 1

Strategi Hedging Indonesia terhadap Klaim Teritorial Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan

Kusumasomantri, Aisha Rasyidila (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2018

Abstract

Menghadapi potensi ancaman serangan senjata rudal pemusnah massal dari rogue states, seperti Iran and Korea Utara, Amerika Serikat (AS) merespon dengan mendirikan program Pertahanan Rudal Balistik (BMD) untuk menembak jatuh rudal-rudal tersebut di angkasa. Akan tetapi, Republik Rakyat Cina (RRC) menganggap program BMD AS itu tidak hanya bertujuan untuk menghadapi rogue states, namun juga RRC. RRC menilai rudal dan senjata nuklir sebagai "belati" yang telah berhasil menjamin stabilitas internasional melalui penciptaan hubungan saling gentar (mutual deterrence) di antara kekuatan-kekuatan nuklir dunia. Sementara program BMD yang diibaratkan sebagai "perisai" dianggap hanya akan mendestabilisasi hubungan tersebut. Guna mengimbangi BMD AS, RRC akan meningkatkan jumlah dan kualitas rudal serta senjata nuklirnya hingga tetap kredibel dalam menjaga hubungan saling gentar dengan AS. Kondisi ini justru akan menciptakan lingkungan strategis internasional yang makin tidak stabil dan bahkan berpotensi memicu perlombaan senjata nuklir antara RRC dengan AS. Untuk mencegah kondisi tersebut, AS harus meyakinkan RRC bahwa program BMD hanya digunakan untuk menghadapi rogue states.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

publication:global

Publisher

Subject

Description

Global: Jurnal Politik Internasional is a biannual peer-reviewed journal that specialises in foreign policy, international security, international political economy, and transnational issues involving actors of the Global South, having implications towards the Global South, or perspectives from the ...