ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tepung gaplek yang ditambah dengan tepung daun Indigo sebagai pengganti jagung kuning dalam pakan puyuh. Tiga ratus puyuh betina umur 42 hari dibagi secara acak menjadi 6 perlakuan, masing-masing perlakuan terdiri 10 ulangan dalam rancangan acak lengkap. Pakan sumber energi yang digunakan adalah jagung kuning giling (J) dan (atau) tepung gaplek (G) dengan atau tanpa suplementasi tepung daun indigofera (TDI). Perlakuan tersebut adalah: P1 = 27,5% J + 0% G + 0% TDI, P2 = 27,5% J + 0% G + 10% TDI, P3 = 14% J + 13,5% G + 0% TDI, P4 = 14% J + 13,5% G + 10% TDI, P5 = 0% J + 27,5% G + 0% TDI, dan P6 = 0% J + 27,5% G + 10% TDI, masing-masing dari total pakan. Variabel yang diukur adalah konsumsi pakan, produksi telur, berat telur, konversi pakan, dan warna kuning telur. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata produksi telur antar perlakuan menunjukkan berbeda nyata (P<0,05). Sebaliknya, rata-rata berat telur dan konversi pakan antar perlakuan tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (P>0,05). Kualitas kuning telur berdasarkan nilai Roche Yolk Colour Fan menunjukkan berbeda nyata (P<0,05), dengan nilai rata-rata , P5 (1,56) ; P3 (2,97) ; P1 (4,58) ; P6 (6,82) ; P4 (7,44) ; dan P2 (8,26)Kata kunci: pakan sumber energi, indigofera, puyuh
Copyrights © 2011