Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan)
Vol. 2 No. 2 (2014)

EKSPLORASI PARASITOID TELUR Plutella xylostella PADA PERTANAMAN KUBIS Brassica oleracea DI DAERAH MALANG DAN KOTA BATU

Lukmanul Hakim (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)
Sri Karindah (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)
Ludji Pantja Astuti (Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya)



Article Info

Publish Date
28 Aug 2014

Abstract

ABSTRAK   Tanaman kubis  Brassica oleracea (Cruciferae) mempunyai nilai ekonomi dan sosial yang tinggi di Indonesia. Hama utama yang menyerang tanaman kubis ialah hama Plutella xylostella. Pengendalian hama P. xylostella bisa dilakukan dengan menggunakan pemanfaatan parasitoid, khususnya parasitoid telur, sebagai pengganti penggunaan insektisida. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui tingkat parasitasi telur pada hama  kubis P. xylostella di Poncokusumo, Tumpang, Pujon dan Kota Batu. Dalam penelitian ini, telur-telur P. xylostella dikumpulkan dari pertanaman kubis di Desa Tumpang Kecamatan Tumpang, Desa  Wonomulyo Kecamatan Poncokusumo, Desa Ngroto Kecamatan Pujon dan Desa Sumber Brantas Kecamatan Bumiaji Kota Batu dari 3 minggu setelah tanam sampai 8 minggu setelah tanam. Ratusan telur diambil dan dibawa ke laboratorium Hama Jurusan Hama Penyakit Tumbuhan Universitas Brawijaya. Parasitoid yg ditemukan di identifikasi dan dihitung. Hasil menunjukkan, bahwa parasitoid telur yang ditemukan dari masing-masing lokasi pengambilan sampel ialah Trichogrammatoidea cojuangcoi Nagaraja (Hymenoptera: Trichogrammatidae). Rata-rata parasitasi di masing-masing lokasi yaitu pada Poncokusumo  28,4 %, Tumpang 42,4 %,  Pujon 37,2 % dan di Kota Batu 32, 2 %.   Kata kunci: Trichogrammatidae, Trichogrammatoidea cojuangcoi.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jhpt

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan (Jurnal HPT) memuat naskah artikel yang berkaitan dengan hama dan penyakit tumbuhan, termasuk karakterisasi, deteksi, identifikasi, fisiologi, biokimia, ekologi, epidemiologi, biologi molekuler hama dan patogen tumbuhan, serta pengendaliannya secara kimia dan ...