Bendungan Bajulmati mulai pengisian awal waduk pada tahun 2015 dan pemantauan tekanan air pori dilakukan dengan pengukuran pisometer pneumatik yang dipasang di dalam tubuh dan pondasi bendungan. Pemantauan rutin dan interpretasi yang baik dari data pembacaan pisometer yang terpasang pada bendungan perlu dilakukan guna mengetahui perilaku tekanan air pori pada bendungan, sehingga dapat mengetahui secara dini masalah yang mungkin sedang terjadi, mengingat bahwa tekanan air pori dapat mempengaruhi keamanan stabilitas lereng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan perilaku tekanan air pori pada Bendungan Bajulmati mulai dari pengisian awal waduk hingga tahun 2020. Perilaku tekanan air pori pada Bendungan Bajulmati, dilakukan dengan pemodelan SEEP/W kondisi transient, kemudian dibandingkan dengan data hasil pengukuran pisometer di lapangan. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa muka air waduk mempengaruhi perilaku tekanan air pori pada tubuh bendungan. Nilai tekanan air pori hasil pemodelan nilainya lebih rendah daripada pengukuran pisometer di lapangan dengan deviasi sebesar 2,2 dan 2,1 mH2O, namun demikian data pembacaan pisometer PP6 dan PP7 masih menunjukkan trend yang sama dengan hasil pemodelan, sehingga disimpulkan bahwa kondisinya masih wajar.
Copyrights © 2021