Dinas Kesehatan kabupaten Nias Selatan merupakan salah satu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang berada di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Nias Selatan yang memiliki peranan dalam melakukan pelayanan umum di Kabupaten Nias Selatan. Dalam mencapai kinerja yang memuaskan diperlukan kemampuan SDM pegawai dengan melalui motivasi kerja, lingkungan kerja yang baik agar pelayanan umum masyarakat dapat terlaksana dengan baik. Ruang lingkup penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai (2) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Jenis penelitian ini adalah penelitian bersifat asosiatif dengan unit yang diteliti adalah Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan. Penelitian menggunakan sampel penelitian dengan jumlah 63 orang. Sebelum melakukan pengumpulan data penelitian terlebih dahulu angket penelitian diujicobakan untuk mengetahui validitas dan reliabilitas data. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji heterokedastisitas, uji multikolinearitas dan uji autokorelasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian mengatakan bahwa pengujian hipotesis secara parsial mengatakan bahwa Motivasi Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai dengan nilai thitung > ttabel atau 3,515 > 1,669 pada α = 0,05. Untuk variabel Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pegawai pada pada Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan dengan nilai thitung > ttabel atau 3,941 > 1,669 pada α = 0,05. Untuk uji hipotesi secara simultan yang ditunjukkan nilai Fhitung sebesar 21,329 > nilai Ftabel sebesar 3,15 pada df numerator 2, df deminator 60 pada α = 5% (0,05). Artinya bahwa semua variabel bebas (Motivasi Kerja dan lingkungan Kerja) secara bersama-sama mempengaruhi variabel terikat (Kinerja) pada tingkat kepercayaan 95%. Dari hasil pengolahan data diperoleh koefisien determinasi (R2) sebesar 0,742 (74,2%) sehingga dapat ditunjukkan bahwa 74,2% keragaman varibel terikat (Kinerja Pegawai) dapat dijelaskan variabel-variabel bebas (Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja) sedangkan sisanya 74,2% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model.
Copyrights © 2017