Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara
Vol 5, No 2 (2014): Desember

Babad Giyanti: Sumber Sejarah dan Karya Agung Sastra Jawa

Merle Calvin Ricklefs (Monash University)



Article Info

Publish Date
02 Aug 2019

Abstract

Di antara ribuan karya sastra Jawa, jenis babad merupakan salah satu yang sangat mengesankan. Ratusan babad menceritakan perkembangan historis dan mistis di dalam masyarakat Jawa, biasanya terfokus kepada lingkungan keraton. Babad-babad itu sering terdiri dari ratusan halaman dalam tembang. Antara buku-buku babad itu, ada yang isinya tidak bisa diandalkan sebagai sumber sejarah sama sekali, akan tetapi masih berfaedah sebagai pintu masuk untuk dunia pikiran sang penulis dan lingkungannya. Ada lagi yang bisa dibandingkan dengan sumber-sumber lain (surat-surat, kontrak-kontrak, laporan dari Belanda, dan sebagainya) dan jelas merupakan (a) sumber yang isinya bisa dimanfaatkan untuk pengetahuan kita mengenai kejadian sejarah (asal dengan pendekatan kritis, sama dengan semua sumber lain) dan (b) sumber yang lebih menjelaskan pengertian dan sikap pihak Jawa daripada semua sumber asing. Akan tetapi, juga ada beberapa kesulitan mengenai babad-babad itu jika dipakai sebagai sumber sejarah, yang paling penting   di antaranya adalah bahwa buku-buku itu biasanya anonim yaitu nama sang penulis tidak disebutkan. Oleh karena itu, konteks sosial babad itu tidak diketahui dan waktu ditulisnya tidak selalu dicatat. Jadi pendekatan historis- kritis kadang-kadang agak sulit.

Copyrights © 2014






Journal Info

Abbrev

jm

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara menyajikan informasi mutakhir hasil kajian literatur dan penelitian bidang ilmu filologi dan pernaskahan Nusantara, yang mencakup: Kajian kodokologis, Teori-teori filologi, Edisi teks naskah kuno dan analisisnya, Kajian historis kepengarangan naskah kuno dan ...