Artikel ini membahas tentang pandangan Martin Luther tentang keselamatan, ia menyatakan dengan tegas bahwa ia tidak menyetujui perbuatan manusia sebagai amal untuk mendapat keselamatan, melainkan seorang diselamatkan hanya melalui iman semata dan berdasar rahmat Allah sebab walaupun ia berdosa ia dibenarkan oleh Allah. Hanyalah rahmat Allah manusia diselamatkan dan dibenarkan. Hal ini disebabkan karena Martin Luther punya pengalaman-pengalaman yang mencekam. Lambat laun Kitab Suci menjadi kekuatan dominan yang membentuk pengetahuannya tentang Allah dan dirinya sendiri, lebih khusunya dalam penafsirannya terhadap surat Paulus kepada umat di Roma. Di situlah ia menelaah pernyataan tersebut dan kegelisahan hatinya terjawab dalam Kitab Suci. Oleh karena itu Martin Luther mengajarkan: “manusia diselamatkan hanya oleh rahmat Allah yang diterima melalui iman”.
Copyrights © 2021